LOMBOK TIMUR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur resmi menjalin kemitraan strategis dengan Forum Wartawan Media Online (FRIC) Lotim. Langkah besar ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung khidmat pada Sabtu malam (17/3/2026) di kediaman Ketua BAZNAS Lotim, Desa Masbagik Selatan.
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi BAZNAS Lotim dalam mengoptimalkan syiar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memperkokoh akuntabilitas lembaga di mata para muzaki (pembayar zakat).
Ketua BAZNAS Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa kolaborasi dengan insan pers bukan sekadar urusan publikasi, melainkan bagian integral dari tubuh BAZNAS itu sendiri. Ia menyebut media sebagai mitra strategis atau “tangan kanan” lembaga dalam menyebarluaskan kebermanfaatan zakat hingga ke pelosok desa.
”Sinergi ini adalah tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Timur dan hasil Rakornas di Jakarta. Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat yang lebih kuat. Media adalah alat syiar yang sangat vital untuk menyampaikan program-program kami secara transparan,” ujar H. Muhammad Kamli.
Beliau juga mengakui bahwa mengelola lembaga sosial yang amanah memiliki tantangan besar. Dengan adanya kontrak kerja sama yang jelas, diharapkan tercipta hubungan profesional yang saling mendukung demi kepentingan para mustahik (penerima zakat).
Menyambut harapan tersebut, pimpinan FRIC Lotim, M. Aminullah, S.Si, menyatakan kesiapan penuh organisasinya untuk mengawal syiar BAZNAS Lotim. Namun, ia menekankan bahwa seluruh dukungan pemberitaan akan tetap berpijak pada koridor hukum dan etika.
Patuhi Regulasi: Seluruh peliputan akan berpedoman pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Etika Jurnalistik: Menjaga integritas dan independensi dalam setiap karya jurnalistik. Amanah PKS: Menghimbau seluruh anggota FRIC untuk menjaga kepercayaan sesuai poin-poin kesepakatan.
”Kami berkomitmen menjaga amanah ini dengan memberitakan berbagai kegiatan positif BAZNAS Lotim secara profesional dan beretika,” tegas Aminullah.
Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem sosial-ekonomi yang lebih kuat di Lombok Timur. Dengan jangkauan media yang luas, BAZNAS optimis partisipasi masyarakat dalam berzakat akan meningkat secara signifikan.
Peningkatan jumlah amilin (pengelola zakat) yang kini mencapai 113 orang secara nasional juga menjadi pelecut semangat bagi BAZNAS Lotim untuk bekerja lebih maksimal. Fokus utamanya tetap satu, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan dan memastikan zakat tersalurkan kepada mereka yang berhak.
